Ini pengalaman pertamaku menulis di sebuah situs pribadi. Semuanya teralisir dengan masuknya salah pemancar telepon genggam dengan fasilitas GPRS-nya di kampungku. Bagiku, situs ini merupakan tempatku untuk mencurahkan segala kegelisalahan atas apa yang telah aku lakukan. Sebagai seorang istri seharusnya aku mampu menunjukkan kesetiaan tapi itu tak mampu kulakukan. Mengaku? Tak mungkin kulakukan hanya tulisan yang mampu kusampaikan sebagai rasa sesal yang tak berkesudahan.
Namaku Vidya (maaf bukan nama sebenarnya) aku seorang istri yang bekerja sebagai seorang guru SD di salah satu desa yang agak terpencil, Suamiku juga seorang guru SD di ibukota kecamatan. Sehari-hari aku dikenal sebagai guru sekaligus istri yang santun, baik hati, tidak neko-neko. Hal ini terlihat dari suasana yang harmonis dalam rumah tanggaku. Tapi sebernarnya, aku menyimpan rahasia hidup yang “mungkin” sulit untuk dimaafkan. Peristiwa itu terjadi beberapa waktu yang lalu, selama kurang lebih 3 ( tahun), sekarangpun kalau aku ke tugas ke ibu kota propinsi peristiwa itu pasti berulang. Intinya aku wanita sundal, yang senang berselingkuh. Apalagi kalau ketemu lelaki jantan, gagah dan (maaf) kemaluan yang besar. Dulunya aku bukanlah tipe seorang wanita yang senang berselingkuh atau suka mencari lelaki lain yang bukan suami. Tetapi sejak merasakan persetubuhan itu (4 tahun yang lalu), aku jadi “gila sex” atau maniak sex. Tidak peduli dimana atau kapan, yang penting ada pasti terjadi perselingkuhan.

gambar-03
Dalam blog ini semua peristiwa itu akan kutulis semoga bisa jadi pintu maaf bagi diriku, dan jadi pelajaran bagi yang lain